Timnas Islandia Menanti 88 Tahun Lamanya

POLLINGPIALADUNIA | Mungkin terkesan lebay dan berlebihan, tapi itulah fakta yang dialami oleh timnas Islandia dalam perjalanannya menuju Piala Dunia 2018. Tim nasional ini harus menanti 88 tahun lamanya supaya bisa menjadi peserta Piala Dunia.

Dalam sejarahnya, tim nasional Islandia selalu gagal dalam babak kualifikasi. Hal tersebut berlangsung selama 13 kali. Hingga akhirnya mereka mencetak sejarah di tahun 2018 ini dengan lolos di babak kualifikasi dan akan ikut serta di babak penyisihan grup.

Bagi mereka, lolosnya mereka dari babak kualifikasi Piala Dunia memiliki arti yang sangat penting. Karena hal tersebut dapat menjadi indikator dari keberhasilan negara ini membangun persepakbolaan yang profesional dan sehat.

Masalah utama di Islandia dalam meregenerasi pemainnya adalah mencari waktu bagi anak-anak untuk bermain sepak bola. Sebab secara geografis, negara ini memiliki kondisi iklim yang unik. Saat musim dingin datang, maka malam akan berlangsung lebih lama. Sedangkan saat musim panas, maka siang akan berjalan lebih panjang.

Pada tahun 1990, Islandia pun berguru kepada Norwegia terkait pengembangan rumput artifial dalam pelatihan sepak bola. Dari rumput ini, Islandia mendapat pengaruh besar dalam mengembangan sepak bola di negaranya.

Timnas Islandia Menanti 88 Tahun Lamanya

Infrastruktur menjadi hal pertama yang mereka prioritaskan. Butuh waktu 16 tahun untuk membangun puluhan lapangan indoor dan ratusan lapangan mini. Tujuan dari pembangunan ini adalah menyediakan tempat yang tidak terpengaruh iklim dan cuaca. Karena yang menjadi perintang utama dalam latihan sepak bola adalah cuaca dan iklim.

Kini mereka pun menuai hasilnya. Dengan lolosnya Islandia menjadi peserta Piala Dunia 2018, maka menjadi bukti bahwa usaha pembinaan yang dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh tidak akan sia-sia.

Gudni Bergsson selaku Presiden Federasi Sepak Bola Islandia mengatakan bahwa lolosnya Islandia di ajang Piala Dunia seakan mimpi yang menjadi nyata. Ia memuji tim nasionalnya karena berhasil belajar dari kesalahan-kesalahan yang lalu, sehingga gaya permainan yang mereka tawarkan tidak hanya sekadar asal serang, tapi penuh dengan strategi.

Selain itu, dukungan para suporter menjadi energi yang penting untuk skuat Islandia. Untuk negara dengan penduduk yang sedikit, dukungan suporter sangatlah berarti.

No Replies to "Timnas Islandia Menanti 88 Tahun Lamanya"